Dalam budaya Minangkabau, merantau adalah tradisi lama khususnya bagi laki-laki untuk mencari pengalaman, pendidikan, dan penghidupan. Seringnya kisah sukses perantau diangkat oleh keluarga dan media membentuk opini bahwa merantau adalah jalan utama menuju keberhasilan.
Untuk tujuan debat ini, romantisasi merujuk pada kecenderungan masyarakat yang melebih-lebihkan kisah sukses tersebut, tanpa memberikan perhatian seimbang terhadap tantangan, kegagalan, atau pilihan hidup lain yang sama bernilainya.